Kamis, 13 April 2017


Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Kimia (HMPTK) Universitas Negeri Semarang pada hari Sabtu, 8 April 2017 bertempat di Mangunharjo, Mangkang wetan telah melaksanakan kegiatan Mangrove Replant 4. Mangrove Replant merupakan serangkaian kegiatan dari April Peduli dan sudah menjadi acara tahunan HMPTK yang memasuki tahun ke 4. Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan khususnya didaerah pesisir pantai,
Dalam pembukaan acara Mangrove Replant sambutan disampaikan oleh Pembina Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Kimia Radenrara Dewi Artanti Putri, S.T., M.T. dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Wirawan Sumbodo, S.T.,M.T. yang sekaligus membuka acara Mangrove Replain 4. Pembukaan diadakan didepan gedung E1 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, dalam sambutannya Bapak Wirawan Sumbodo dengan bangga berkata “Saya sangat mendukung terselenggaranya acara ini karena dengan acara ini selain mendapat pelajaran tentang cara menanam mangrove tapi juga sebagai refresing setelah masa perkuliahan selama 5 hari kemarin, semoga Teknik Kimia selalu menyelenggarakan acara yang berkualitas dan mendidik seperti ini setiap tahunnya.” Acara Mangrove Replant ini diikuti oleh 147 peserta terdiri dari Fungsionaris HMPTK, delegasi LK/BSO, dan mahasiswa umum dari berbagai Fakultas yang ada di Universitas Negeri Semarang. Jumlah bibit yang ditanam pada acara Mangrove Replant tahun ini sejumlah 4000 bibit, selain menanam mangrove di pesisir pantai  ada lomba Instapic Mangrove yang diikuti oleh seluruh peserta, ketentuan lomba ini adalah peserta berfoto disels-sela kegiatan menanam mangrove dengan gaya sekreatif mungkin dan mengupload foto pada sosial media Instagram.
Perjalanan dari Universitas Negeri Semarang menuju titik kumpul menggunakan 3 buah truk kodam dan sepeda motor bagi panitia. Perjalanan dari Universitas Negeri Semarang menuju titik kumpul membutuhkan waktu 45 menit, setelah itu semua peserta beserta panitia berjalan bersama menuju pesisir pantai untuk menanam mangrove. Perjalanan menuju tempat penanaman diiringi dengan hujan intenstas ringan, namun air hujan itu membuat jalanan menuju pesisir pantai menjadi licin dan sangat sulit untuk dilewati sehingga banyak peserta yang terpisah dari rombongan karena kesulitan melewati jalanan yang licin. Sesampainya di pesisir pantai semua peserta diberikan pengarahan oleh Dinas Lingkungan Hidup bagaimana tata cara menanam mangrove yang benar, setelah itu setiap peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menanam mangrove masing-masing diberikan bibit dan tali raffia.

Suka cita sekaligus rasa lelah terpancar dari wajah para peserta saat tiba di Universitas Negeri Semarang lagi untuk melakukan acara penutupan. Acara Mangrove Replant berjalan lancar hingga penutupan yang dilakukan di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, pada acara penutupan diumumkan pemenang dari lomba Instapic Mangrove yang dimenangkan oleh mahasiswa Teknik Mesin bernama Bagas Wijaya .D. Acara Mangrove Replant  ini bekerja sama dengan PT. Djarum Kudus, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi Jawa Tengah, dan Media Partner dari Berita Kampus. “Pesan dan kesan saya untuk acara ini, acaranya menarik, gratis dan mendidik. Harapannya untuk tahun depan semoga konsumsi untuk peserta ditambah lagi minimal dapat makan dua kali agar semakin banyak peserta yang mendaftar. Ini kali pertama saya mengikuti acara tentang alam, saya sangat berterima kasih kepada panitia karena telah membuat saya merasakan bagaimana rasanya menyatu dengan alam”. Ujar Bagas, pemenang lomba instapic Mangrove. Ketua Himpro Teknik Kimia, Dio Bagus Pangestu berharap semoga acara Mangrove Replain dapat terlaksana di tahun-tahun berikutnya dan lebih baik dari tahun ini.
Salam Teknik Kimia, Yes We Can !!! dan salam Konservasi


0 komentar:

Posting Komentar