Selasa, 01 Agustus 2017



Hai sobat Teknik Kimia!! Kembali lagi bersama seputar Teknik Kimia yang membahas tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan Teknik Kimia. Kali ini kita akan membahas tentang GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometer).

GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometer)
Kromatografi gas adalah cara pemisahan kromatografi menggunakan gas sebagai fasa penggerak. Zat yang dipisahkan dilewatkan dalam kolom yang diisi dengan fasa tidak bergerak yang terdiri dari bahan terbagi halus yang cocok. Gas pembawa mengalir melalui kolom dengan kecepatan tetap, memisahkan zat dalam gas atau cairan, atau dalam bentuk padat pada keadaan normal. Cara ini digunakan untuk percobaan identifikasi dan kemurnian, atau untuk penetapan kadar.
Kromatografi Gas (GC) merupakan salah satu jenis kromatografi yang digunakan dalam kimia organik untuk pemisahan dan analisis. GC dapat digunakan untuk menguji kemurnian dari bahan tertentu, atau memisahkan berbagai komponen dari campuran. Dalam beberapa situasi, GC dapat membantu dalam mengidentifikasi sebuah kompleks.
Metode GC MS
Metode analisa menggunakan GC MS (Gas Chromatography - Mass Spectroscopy) dapat mengukur jenis dan kandungan senyawa dalam suatu sampel baik secara kualitatif dan kuantitatif. Instrumen ini merupakan perpaduan dari dua buah instrumen, yaitu Kromatografi Gas yang berfungsi untuk memisahkan senyawa menjadi senyawa tunggal dan Spektroskopi Massa yang berfungsi mendeteksi jenis senyawa berdasarkan pola fragmentasinya. Pengukuran menggunakan GC MS pada umumnya hanya dibatasi untuk senyawa berwujud gas atau cairan yang mempunyai tekanan uap minimal 10-10 torr.

Prinsip Kerja Instrumen GC MS
Sampel yang diinjeksikan ke dalam Kromatografi Gas akan diubah menjadi fasa uap dan dialirkan melewati kolom kapiler dengan bantuan gas pembawa. Pemisahan senyawa campuran menjadi senyawa tunggal terjadi berdasarkan perbedaan sifat kimia dan waktu yang diperlukan bersifat spesifik untuk masing-masing senyawa. Pendeteksian berlangsung di dalam Spektroskopi Massa dengan mekanisme penembakan senyawa oleh elektron menjadi molekul terionisasi dan pencatatan pola fragmentasi yang terbentuk dibandingkan dengan pola fragmentasi senyawa standard yang diindikasikan dengan persentase Similarity Index (SI).

Prosedur Penggunaan Instrumen GC MS
Pilih metode yang sesuai dengan sampel yang akan dianalisa, setelah instrument siap sampel diinjek sebanyak volume yang telah ditentukan. Ketika waktu analisa berakhir, puncak yang dihasilkan pada kromatogram akan dicocokkan dengan senyawa yang ada pada library sehingga dapat diketahui kandungan senyawa di dalam sampel.
Aplikasi
Mendeteksi senyawa yang tidak diketahui dan komposisi senyawa dalam suatu sampel

Sumber:
http://btbrd.bppt.go.id/index.php/gcms (diakses pada 31 Juli 2017 Pukul 15.13)
http://bonimariska.blogspot.co.id/2011/05/font-definitions-font-face-font.html (diakses pada 31 Juli 2017 Pukul 15.13)

0 komentar:

Posting Komentar